Posted by: untoro | January 8, 2007

Antara Nafsu dan Godaan Syaitan

Fire! Jika manusia diibaratkan sebagai sebuah rumah, maka rumah tersebut memiliki paviliun. Rumah tersebut dikelilingi oleh pagar.

Nafsu berdiam di paviliun. Pagar disekeliling rumah adalah ketentuan-ketentuan agama.

Di luar pagar terdapat syaitan yang senantiasa selalu mencoba menguasai rumah, dengan segala daya upaya.

Bagaimana cara syaitan masuk dan menguasai rumah?

Syaitan akan mencari celah-celah di pagar. Semakin banyak celah, yang berarti semakin sering kita tidak menjalankan ketentuan agama, semakin mudah syaitan masuk ke dalam rumah.

Namun, jalan termudah syaitan menguasai rumah yaitu dengan menguasai paviliun. Kalau nafsu yang berdiam di paviliun sudah berkolusi dengan syaitan, TERKUASAILAH manusia.

Rayuan Nafsu vs Rayuan Syetan

Nafsu menuntut Anda untuk memenuhi keinginan tertentu dan tidak mau diganti dengan yang lain.

Contoh:
Anak kecil yang ingin mainan, akan terus memaksa dibelikan mainan tersebut. Tidak mau digantikan dengan makanan atau yang lainnya.

Sementara rayuan syetan, yang penting Anda rugi. Kalau pun tidak rugi, dijadikannya Anda tidak untung.

Sumber:
Kajian Dhuhur oleh Dr. Quraish Shihab


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: