Posted by: untoro | April 18, 2008

Flash Card

01 air Jangan berpikir mengenai istilah teknologi informasi meskipun judulnya seperti itu. Yang saya maksud yaitu kartu – kartu yang bertuliskan kata yang digunakan untuk belajar baca. …………………………………………………………. ……………………………..

Pertama mengetahui teknik ini dari buku “Mengajar Bayi Anda Matematika” dan “Mengajar Bayi Anda Membaca” yang ditulis oleh Glenn Doman.

Terlepas dari pro-kontra yang kemudian berkembang terhadap metode Glenn Doman tersebut, saya dan istri sendiri memilih mencoba mengajarkan anak kami membaca.

Kecil-kecil kok disuruh belajar?

Mungkin itu yang kemudian muncul di kepala kita. Jangan khawatir, di buku yang saya baca, maupun pada prakteknya, saya tidak melihat pemaksaan pembelajaran untuk si anak.

Bagaimana caranya?

Mudah.
Di toko-toko buku sekarang sudah banyak dijual kartu belajar baca.

Biasanya berisi kosakata umum yang dianggap paling dikenal dalam kehidupan sehari-hari si anak. Seperti kata: air, susu, roti, bubur, buah, mata, hidung, dan seterusnya.

Hindarkan gambar-gambar pada kartu tersebut. Cukup tulisan saja.

Kartu yang berisi kata-kata tersebut kemudian ditunjukkan kepada si anak selama kurang lebih 3 – 5 detik sambil kita bacakan dengan vokal yang jelas.

Contoh:
“Rekia…ini AIR”…
“Nahhh…kalo ini dibaca SUSU”

Demikian seterusnya.

Berapa banyak?

Kami sendiri biasanya paling banyak mengenalkan 5 kata.
5 kata itu yang kemudian kita perlihatkan secara berulang-ulang ke anak.

Pilih waktu yang tepat saat akan menunjukkan kartu-kartu tersebut. Biasanya kami lakukan pada saat-saat santai, seperti setelah makan siang, atau menjelang tidur malam.

Berapa lama?

Tidak tentu, sesuaikan saja dengan kondisi anak. Kadang 2 minggu atau bahkan 1 bulan, baru kami tambahkan 5 lagi kartu berisi kata baru.

Pada prakteknya, jangan takut memodifikasi atau menyesuaikan dengan kondisi si anak.

Biasanya pengenalan kata-kata itu kami variasikan dengan menampilkan di layar televisi, atau di komputer, mengetikkannya di komputer atau dengan memperlihatkannya di koran.

Selang beberapa lama, Anda mungkin kagum juga saat kita sedang mengetik, tiba-tiba anak Anda berkata “Papah lagi ngetik ROTI ya”.

Atau anak Anda menunjukkan satu tulisan di koran sambil berkata “Mah…ini SEPATU”.

Kalau anak Anda sudah hafal beberapa tulisan, kenalkan juga dengan huruf. Awali pengenalan dengan huruf vokal (a, e, i, o, u). Kalau dari pengalaman kami, ini terkadang juga bisa membantu anak dalam menghafal satu tulisan yang bagi dia mirip. Seperti: buah, bubur.

Saya attach pula file yang kerap kami tampilkan di komputer atau di televisi.

Dapat di download di link berikut ini: kartu-baca-zip.
Jangan lupa mengubah extension .doc menjadi .zip, kemudian silahkan diekstrak ke folder tersendiri.

Semoga bermanfaat.


Responses

  1. thanks. gue dulu mikir ukurannya segede kartu remi.😀

    btw, huruf yang digunakan di flash card itu huruf apa ya?

  2. […] 18, 2008 oleh arya Mendapat inspirasi dari posting adik saya di sini, saya memiliki pengalaman yang hampir sama tentang cara mengajarkan anak saya […]

  3. huruf yang gua pake arial bold…

  4. Trms pak.. ini mkin berguna
    Lagi coba cari moode yg tepat u/ melatih anak..
    skang seh msh 16 bln..

  5. Info nya sangat berguna sekali, karena beberapa hari kemarin saya dan suami berniat untuk membeli paket belajar mengajar Glenn Doman, tapi harganya mahal sekali.
    Yang lengkap Rp. 15.400.000.

    Thanks yah..

  6. ko ga bisa dibuka datanya ya?bingung😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: